🎬 Movie Review

Supergirl

Directed by Craig Gillespie · Milly Alcock, Matthias Schoenaerts, Eve Ridley

Superhero · 2026-06-26

Pemasarannya menjanjikan Kryptonian yang lebih kejam dan lebih aneh, dan satu-satunya pertanyaan adalah apakah filmnya ingat untuk muncul di balik trailer.

6.0/ 10
Cynical Sally reviews the movies

Mesin reboot DC kembali berputar dengan kencang, dan kali ini giliran Supergirl, dengan Milly Alcock mengenakan jubah segera setelah profilnya di House of the Dragon. Kampanyenya menjual sesuatu yang benar-benar menarik: Kara Zor-El yang lebih mirip saraf yang terbuka ketimbang sinar matahari, terseret ke dalam kisah balas dendam antarbintang bersama Matthias Schoenaerts dan Jason Momoa yang tampak terikat kontrak untuk hadir di mana-mana. Di atas kertas, ini adalah langkah berani yang dibutuhkan waralaba ini.

Di sisi lain, ini juga entri terbaru dalam semesta sinematik yang sudah di-reboot begitu sering sampai penonton butuh diagram alur dan kelompok dukungan. Craig Gillespie bisa menyutradarai, materi sumber Woman of Tomorrow disayangi, dan trailer-trailernya tampak mahal, tapi kita semua pernah dikecewakan oleh trailer DC yang hebat. Pemasarannya melakukan kerja berat setingkat olimpiade, dan Sally punya masalah kepercayaan.

Vonis jujur sebelum debu mengendap adalah optimisme hati-hati dengan tangan di dompet. Segala hal soal kemasannya mengisyaratkan film dengan tulang punggung, nada, dan alasan untuk ada. Segala hal soal sejarah DC terkini mengisyaratkan untuk menunggu credit selesai sebelum bersorak. Jubah sudah dikenakan. Juri masih tetap duduk.

What it nails
  • 01

    Milly Alcock adalah pemilihan pemeran yang benar-benar cerdas dan alasan paling menonjol untuk penasaran.

  • 02

    Gagasan Supergirl yang lebih keras dan lebih marah adalah perbedaan nyata dari Kryptonian cerah yang biasa.

  • 03

    Craig Gillespie adalah sutradara sungguhan, bukan komite bersenjatakan kalender.

  • 04

    Materi sumber Woman of Tomorrow memberi cerita ini kerangka emosional sungguhan untuk dibangun.

What it botches
  • 01

    Ia datang di tengah reboot, dalam semesta DC yang membuat penonton terkilir leher saat mengikutinya.

  • 02

    Jason Momoa yang muncul di satu lagi pilar waralaba mulai terasa seperti wallpaper.

  • 03

    Pemasarannya begitu mengilap hingga melakukan kerja berat yang mencurigakan untuk film yang belum terbukti.

  • 04

    Kelelahan terhadap superhero itu nyata, dan satu lagi reboot yang dekat dengan kisah asal-usul harus berjuang mendaki demi perhatian.

Who it's for

Penggemar yang haus akan Supergirl yang lebih gelap dan berpusat pada karakter, serta siapa pun yang yakin Milly Alcock mampu memimpin sebuah blockbuster.

Who should skip

Penonton yang lelah oleh reboot DC yang terus-menerus dan perlu melihat ulasan sungguhan sebelum mempercayai satu lagi trailer berkilau.

The marketing roast

Potongan trailernya tanpa cela, dan itulah yang justru membuatku khawatir. Sizzle reel sempurna selama sembilan puluh detik adalah hal termudah untuk dibuat di Hollywood dan janji tersulit untuk ditepati. Juallah filmnya padaku, bukan kumpulan tiga detik terbaiknya.

Your turn

Your website, CV, or whatever you made. I'll roast that too.

A full teardown from €2,99. No mercy.

Printed with disdain · Cynical Sally