Ghost of Yotei
Sucker Punch Productions · Sony Interactive Entertainment
“Sucker Punch pindah dari Tsushima ke Hokkaido, memberi kita tentara bayaran wanita dengan pendamping serigala, dan entah bagaimana membuat dunia terbuka yang tidak terasa seperti checklist. Di 2025. Sihir.”

Sally's not done with you yet.
Drop a URL, screenshot, or file and Sally will give you the honest truth.
The Review
Berlatar 1603 di pulau Ezo, Hokkaido masa kini, Ghost of Yotei mengikuti Atsu, tentara bayaran dalam pencarian balas dendam non-linear melawan 'Enam Yotei,' sekelompok samurai pemberontak yang membantai rakyatnya saat 'Malam Pohon Terbakar.' Ini sekuel Ghost of Tsushima yang tidak takut menjadi dirinya sendiri: protagonis baru, setting baru, sistem pertempuran baru. Sistem counter senjata menggantikan mekanik stance asli, dan arsenal yang diperluas dari katana, tombak yari, kusarigama, dan odachi memberikan setiap pertarungan lapisan taktis yang hanya diisyaratkan pertempuran Tsushima.
Dunia terbuka di sekitar Gunung Yotei memukau dengan cara yang membuat kamu lupa sedang bermain game. Penceritaan lingkungan Sucker Punch telah meningkat signifikan. Setiap wilayah punya atmosfer tersendiri, dari celah gunung tertimbun salju hingga desa pesisir berkabut. Pendamping serigala bukan sekadar gimmick; ia benar-benar mengubah cara kamu mendekati stealth dan eksplorasi. Dan mode fotografi? Masih yang terbaik di industri, karena rupanya Sucker Punch paham separuh audiens mereka datang untuk screenshot.
Di mana Yotei tersandung adalah pacing. Struktur balas dendam non-linear berarti beberapa target terasa lebih dikembangkan dari yang lain, dan game kadang mencampurkan 'besar' dengan 'dalam'. Ada bagian di mana peta terasa diisi aktivitas yang tidak melayani narasi. 3/5 kontroversial Eurogamer tentang bloat dunia terbuka tidak sepenuhnya salah, meskipun gameplay momen-ke-momen cukup kuat untuk menanggung bagian yang lebih lemah. Dan eksklusif PS5 di 2025 adalah pilihan. 3,3 juta kopi dalam sebulan bilang itu berhasil, tapi banyak pemain potensial yang dikecualikan.
What It Nails
- +Sistem counter senjata adalah upgrade besar dari stance Tsushima. Setiap pertarungan terasa dinamis dan taktis
- +Dunia terbuka Gunung Yotei benar-benar memukau, dengan penceritaan lingkungan yang menghargai eksplorasi
- +Atsu adalah protagonis yang meyakinkan. Stoik tanpa membosankan, bersemangat tanpa satu dimensi
- +Pendamping serigala menambah kedalaman nyata pada stealth dan traversal, bukan cuma hewan peliharaan kosmetik
What It Botches
- -Struktur non-linear berarti beberapa target balas dendam mendapat pengembangan jauh lebih banyak dari yang lain
- -Bloat dunia terbuka merayap masuk selama babak tengah dengan aktivitas pengisi
- -Eksklusif PS5 di 2025 mengunci porsi signifikan dari audiens potensial
- -Beberapa side quest terasa seperti sisa Tsushima yang tidak lolos seleksi pertama kali

Think your work can survive this?
Drop a URL, screenshot, or file and Sally will give you the honest truth.
Who It's For
Kalau Ghost of Tsushima adalah GOTY kamu dan kamu mendambakan lebih banyak aksi samurai dengan kedalaman mekanis nyata, Yotei deliver.
Who Should Skip
Kalau fatigue dunia terbuka sudah menyerang dan kamu butuh lebih dari lanskap indah untuk tetap engaged, masalah pacing akan menguji kesabaran kamu.
External Scores

Your turn. Drop something.
Drop a URL, screenshot, or file and Sally will give you the honest truth.
