Cynical Sally← Contents
Product Description · How to / How not to

Cara menulis deskripsi produk (dan cara yang sama sekali tidak boleh)

Kebanyakan deskripsi produk adalah kamus sinonim yang sedang kena serangan panik, lalu lupa menyebutkan apa sebenarnya fungsi barangnya.

By Cynical SallyIssue Nº 1

Deskripsi produk hanya punya satu tugas: mengubah rasa penasaran samar orang asing menjadi klik penuh percaya diri pada 'Tambah ke keranjang'. Sebaliknya, kebanyakan deskripsi terbaca seperti iklan parfum yang menulis surat cinta untuk dirinya sendiri. 'Dibuat dengan teliti.' 'Dikurasi.' 'Ditingkatkan.' Tiga kata, nol fakta, dan pembeli masih tidak tahu seberapa besar lilinnya atau berapa lama menyala.

This is what you getA real Full Truth, in full
Cynical SallyProduct Description

The Full Truth

on Halaman produk sebuah merek lilin untuk lilin aromaterapi 'andalan' miliknya

4.1
out of ten
Kamu memakai kata 'perjalanan' tiga kali dan kata 'gram' nol kali. Aku sedang mencoba membeli lilin, bukan memesan retret.
The Investigation
  1. 01

    Penuh suasana, nol spesifikasi

    Critical

    Deskripsi menghabiskan 90 kata untuk 'perjalanan penciuman' dan tak pernah menyebutkan jenis lilin, beratnya, dimensi toples, atau durasi nyala. Empat fakta itu justru yang dibutuhkan pembeli dan justru yang hilang. Taruh di dua baris pertama, baru setelah itu berpuisi.

  2. 02

    Kata sifat mengerjakan tugas yang seharusnya dikerjakan kata benda

    Notable

    'Mewah, dikurasi, dirampungkan dengan tangan, ditingkatkan' tidak memberitahuku apa pun yang bisa diuji. Tukar masing-masing dengan fakta: 'dikurasi' menjadi 'salah satu dari 6 aroma yang kami pertahankan dalam rotasi', 'dirampungkan dengan tangan' menjadi 'setiap sumbu dirapikan dan dipusatkan ulang sebelum dikirim'.

  3. 03

    Risiko dibiarkan menggantung

    Notable

    Tidak ada satu kata pun soal kerentanan saat pengiriman, pengembalian, atau apa yang terjadi kalau kacanya datang retak. Untuk barang mudah pecah yang dikirim dalam kardus, keheningan itu terbaca sebagai 'urus sendiri', dan itu membuat pembeli pertama kali kabur.

The Copy Clinic

Berangkatlah dalam perjalanan penciuman bersama lilin andalan kami, sebuah pengalaman mewah yang dikurasi dan dirampungkan dengan tangan untuk yang benar-benar berselera. Tingkatkan ruangmu dan manjakan inderamu.

Lilin lilin kedelai 220 g yang memenuhi ruangan kecil dalam sekitar 15 menit dan menyala bersih selama 45 jam. Ara hangat dan cedar, bukan vanila bikin enek yang baunya sama dengan semua produk lain. Dituang tangan dalam batch 40 unit, sumbu dipusatkan ulang sebelum dikirim.

Tambahan sempurna untuk rumah mana pun. Manjakan diri sendiri atau orang spesial hari ini.

Berukuran pas untuk kamar tidur atau studio (lebar 8 cm, tidak memenuhi rak). Dikirim dengan kotak ganda karena kaca dan kurir memang tidak akur. Datang retak? Foto saja, kami kirim yang baru, tanpa perlu pengembalian.

The Action Plan
  1. 1Tambahkan blok spesifikasi di atas puisinya: berat dalam gram, jenis lilin, nota aroma, durasi nyala, dimensi toples. Empat baris, tidak bisa ditawar.
  2. 2Tulis ulang kalimat pembuka agar diawali satu manfaat konkret plus satu fakta, dan pangkas setiap kata sifat yang tidak bisa kamu buktikan.
  3. 3Tambahkan satu baris singkat soal 'pengiriman dan pecah saat tiba' supaya ketakutan terbesar pembeli sudah terjawab sebelum dia perlu bertanya.
  4. 4Ganti setiap teks salinan pabrikan dengan satu detail yang hanya bisa kamu klaim (ukuran batch, studiomu, sumber bahanmu) supaya halamannya terbaca sebagai milikmu, bukan template.
Yours for the price of a coffee.Printed with disdain
Your turn

That was a stranger's product description. Drop yours, I will go just as hard.

One coffee, from €2,99. No mercy.

Teks yang baik menjawab pertanyaan diam yang berputar di kepala pembeli: apakah ini cocok untukku, apa persisnya yang kudapat, dan apa jadinya kalau aku salah. Semua yang ada di bawah ini soal menutup celah itu. Detail menjual. Suasana dikembalikan. Kamu pikir kamu bisa menulis satu paragraf yang sanggup bertahan saat berhadapan dengan pembeli skeptis yang sudah memegang kartunya?

How to do it right
  • 01Mulai dengan satu manfaat yang membuat seseorang meraih dompetnya, lalu dukung dengan sebuah fakta dalam tarikan napas yang sama.
  • 02Sebutkan detail membosankan sejak awal: ukuran, bahan, dimensi, durasi nyala, apa yang termasuk dan tidak. Orang skeptis membeli karena fakta, bukan perasaan.
  • 03Tulislah untuk masalah nyata satu orang ('lilin yang bertahan di apartemen kecil tanpa membuatmu sesak'), bukan untuk 'pelanggan berselera tinggi di mana-mana'.
  • 04Sah-kan setiap kata sifat. 'Dituang tangan dalam batch 40 unit' mengalahkan 'artisanal'. Tunjukkan kerjanya, bukan sekadar menamai suasananya.
  • 05Tutup lingkaran soal risiko: pengiriman, pengembalian, apa yang harus dilakukan kalau datang dalam keadaan pecah. Menghilangkan rasa takut lebih ampuh mengonversi daripada menambah hype.
How not to
  • Tiga paragraf suasana ('perjalanan penciuman') dan tidak satu baris pun yang memberi tahu durasi nyala atau ukuran toplesnya.
  • Menumpuk kata sifat seperti karung pasir: 'mewah, dikurasi, ditingkatkan, artisanal, dibuat khusus'. Lima kata, nol informasi, satu putaran mata.
  • Menggambarkan rasa memilikinya alih-alih barangnya sendiri, sehingga tabel spesifikasi kosong dan FAQ yang mengerjakan semua tugas sebenarnya.
  • Menyalin tempel kalimat pabrikan kata demi kata, sehingga 'karya unik buatan tangan' milikmu juga ada di 600 toko lain persis sama.
  • Menulis untuk pembeli yang sudah memutuskan membeli, sementara pengunjung sungguhan masih bertanya-tanya apakah barangnya dikirim ke negaranya.